liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77

Raih Pendanaan Rp 900 M, Startup Jet Commerce Bakal Rekrut SDM Baru

Raih Pendanaan Rp 900 M, Startup Jet Commerce Bakal Rekrut SDM Baru

Startup e-commerce dengan model business-to-business (B2B), Jet Commerce, mendapatkan pendanaan Seri B sekitar US$ 60 juta atau sekitar Rp 900 miliar. Pembiayaan ini dipimpin oleh beberapa perusahaan modal global seperti Jinqiu Capital, Hidden Hill Capital, dan Zhejiang SilkRoad Fund.

Investor yang terlibat dalam putaran seri A seperti ATM Capital, Hui Capital, dan lainnya juga ikut serta dalam pembiayaan seri B ini.

Founder dan Chief Executive Officer Jet Commerce Group Oliver mengatakan pendanaan ini akan digunakan untuk memperkuat infrastruktur ekosistem Jet Commerce. Dengan merekrut lebih banyak talenta lokal profesional, melakukan penelitian dan pengembangan teknologi, serta memperkuat kemampuan perusahaan dalam menginkubasi merek.

“Berkat struktur demografi muda Asia Tenggara dan penetrasi mobile internet yang pesat, skala e-commerce di Asia Tenggara terus berkembang pesat dan prospek pasar dipenuhi dengan optimisme,” ujar Oliver dalam siaran pers, Kamis (31). /8).

Oliver percaya bahwa pendanaan dan dukungan dari investor dapat meningkatkan kemampuan Jet Commerce. “(Terutama) dalam membantu mitra merek kami menangkap peluang dari pasar e-commerce yang sedang booming di Asia Tenggara,” kata Oliver.

Jet Commerce didirikan di Indonesia pada tahun 2017 dan berekspansi ke lima negara Asia lainnya seperti Thailand, Vietnam, Filipina, China, Malaysia. Ini memiliki lebih dari 1.000 karyawan dengan 90 persen merupakan talenta lokal di setiap negara.

Saat ini, perusahaan sedang mempersiapkan ekspansi lebih lanjut ke Brasil dan Singapura.

Untuk memperkuat bisnis regionalnya, pada tahun 2020 Jet Commerce membentuk grup perusahaan dan mendirikan kantor pusatnya di Hangzhou, China.

Oliver mengatakan bahwa China adalah pusat e-commerce dunia dengan teknologi yang jauh lebih matang dan pola belanja online masyarakat.

“Dengan berbasis di China, kami dapat berjejaring dengan para pemimpin industri, dan belajar dari model bisnis mereka yang telah terbukti, untuk mendorong inovasi Jet Commerce lebih lanjut,” kata Oliver.

Kehadiran Jet Commerce Group mengantarkan perusahaan sukses berkolaborasi secara regional dengan beberapa brand seperti OPPO, Unicharm, DJI, Nivea, Shiseido dan FOREO.

Selain memperluas jangkauan ke berbagai negara lain, Jet Commerce terus memperkuat layanannya. Salah satunya dengan menyediakan layanan sistem omnichannel bekerja sama dengan UPFOS di awal tahun.

Dengan sistem omnichannel, Jet Commerce mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan operasi bisnis e-commerce mitra mereknya. Selain memfasilitasi operasi e-commerce, ia juga mampu menangani lebih dari 100.000 pesanan per hari berkat omnichannel.

Pada bulan Juli Jet Commerce meluncurkan layanan Direct Trade melalui unit bisnis terbarunya bernama Lumbalumba. Selain itu, juga meresmikan live streaming center yang memiliki 14 studio live streaming dengan peralatan lengkap.

Layanan dan fasilitas live streaming ini merupakan upaya Jet Commerce untuk selalu tanggap dalam beradaptasi dengan perubahan. Yaitu dengan mengadopsi tren belanja langsung yang berkembang pesat di industri e-commerce dunia.