liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77

OJK Ungkap Alasan Kredit Bermasalah Startup Pinjol TaniFund Melonjak

OJK Ungkap Alasan Kredit Bermasalah Startup Pinjol TaniFund Melonjak

Pinjaman bermasalah alias default rate of return lebih dari 90 hari (TWP 90) untuk pencetus pinjaman online atau pembiayaan teknologi finansial TaniFund (pinjaman fintech) 64%. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pun membeberkan alasannya.

Direktur Pengaturan, Perizinan, dan Pengawasan Teknologi Finansial OJK Tris Yulianta mengatakan pihaknya sedang melakukan pemeriksaan khusus terhadap TaniFund. Hasilnya akan diumumkan pada akhir bulan ini.

Namun, penelitian pendahuluan menunjukkan bahwa rata-rata peminjam TaniFund adalah petani. “Ada petani yang gagal panen, tapi ada juga monitoring dengan TaniHub yang kurang bagus,” kata Tris di sela-sela acara Fintech di Yogyakarta, Senin (12/12).

TaniFund adalah anak perusahaan dari Grup TaniHub. Perusahaan induk memiliki layanan e-commerce TaniHub, logistik dan pergudangan TaniSupply, dan pinjaman teknologi keuangan TaniFund.

OJK juga sudah memanggil pengurus TaniFund. Otoritas juga telah menerjunkan tim di awal pinjaman online ini.

“Jadi, khusus TaniFund, selain gugatan, mereka harus membuat action plan. Kami sekarang menjadi bagian dari tim yang ditetapkan,” tambahnya.

Tris menjelaskan, pemeriksaan khusus TaniFund dilakukan untuk menentukan langkah terbaik bagi industri, perusahaan, dan lender alias pemberi pinjaman.

“Mudah-mudahan bulan ini ada solusi terbaik,” kata Tris. “Pemeriksaan fisik lapangan sudah dilakukan. Belum final. Hasilnya sedang disiapkan.”

Langkah-langkah perhatian khusus ini meliputi:

Review setiap dua minggu Telp dan minta penjelasan terkait penyebab dan solusinya, apakah ada asuransi untuk pemberi pinjaman dan bisa diklaim atau tidak Minta fintech lending membuat action plan terkait solusi pengurangan TWP90 Jika action plan tidak berhasil OJK akan melihat penyebabnya Jika action plan tidak berhasil karena ketidakmampuan originator pinjaman online, OJK akan memberikan teguran tertulis untuk meninjau action plan tersebut. Jika tidak berhasil, OJK akan memberlakukan pembatasan sementara. menghentikan kegiatan distribusi dan meminta pencetus pinjaman untuk menyelesaikan pinjaman bermasalah. Jika tidak berhasil, maka izin usaha fintech loan-nya akan dicabut

Saat ini, TWP 90 TaniFund 64%. Angka tersebut jauh dari rata-rata kredit bermasalah di industri financial technology lending yang hanya sebesar 2,9% di bulan Oktober.

Pemberi pinjaman atau pemberi pinjaman TaniFund mengeluh bahwa dana mereka sulit untuk ditarik. Sementara itu, asuransi atas risiko gagal bayar sulit diklaim.

Faktanya, asuransi TaniFund menjamin 80% dari dana yang diinvestasikan. “Sekarang sama sekali tidak ada apa-apanya,” ujar salah satu pengguna Twitter, @H1Q1S, pada Oktober (3/10).

“Mereka juga tidak transparan soal penyaluran dan penghimpunan dana,” lanjutnya dengan cuitannya.

Hal senada disampaikan Sunjaya. “Dari kasus yang ada seperti Amartha dan TaniFund, sepertinya asuransi tidak bisa diklaim,” ujarnya pada Oktober (4/10).