liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77

Dikabarkan Akan Ditinggal JD.Com, JD.ID PHK Lagi 200 Pegawai

Dikabarkan Akan Ditinggal JD.Com, JD.ID PHK Lagi 200 Pegawai

JD.ID telah melakukan pemutusan hubungan kerja alias PHK bagi 200 karyawan atau 30% dari total. Dikabarkan juga e-commerce ini akan ditinggalkan oleh JD.Com.

Ini merupakan kedua kalinya JD.ID melakukan PHK sejak awal tahun. Head of Corporate Communications and Public Affairs JD.ID Setya Yudha Indraswara mengatakan perseroan menghadapi tantangan ekonomi dan bisnis digital yang berubah dengan cepat.

PHK dilakukan sebagai salah satu langkah untuk menyesuaikan struktur perusahaan dengan perubahan industri. “Langkah adaptif perlu diambil untuk menjawab tantangan perubahan bisnis yang cepat,” kata Satya dalam siaran persnya, Selasa (13/12).

“Salah satu langkah yang diambil manajemen adalah melakukan downsize agar perusahaan dapat terus bergerak beradaptasi dengan perubahan,” imbuhnya.

Tantangan yang dimaksud adalah kenaikan suku bunga benchmark bank sentral global. Selain itu, gejolak geopolitik yang sedang berlangsung di Rusia dan Ukraina.

Oleh karena itu, perusahaan menyadari dampaknya dan mengembangkan strategi untuk bertahan hidup. Apalagi menurutnya, bisnis e-commerce berkembang sangat pesat sehingga persaingan dan promosi produk tidak bisa dihindari.

Namun, dia menegaskan JD.ID tetap fokus pada perbaikan sistem bisnis dan arus kas untuk membukukan margin positif.

E-commerce juga memberikan dukungan kepada pekerja yang di-PHK termasuk:

Asuransi Memberikan dukungan untuk bakat mempromosikan Hak Lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku

JD.ID juga melakukan PHK pada bulan Mei. Namun, jumlah karyawan yang terkena dampak tidak diungkapkan.

JD.Com Dikabarkan Akan Merilis JD.ID

JD.Com dikabarkan akan merilis operasi bisnisnya di Indonesia, yaitu JD.ID. Namun, kata Setya, belum ada pembahasan terkait hal tersebut di tingkat manajemen.

Perusahaan fokus pada program Super 8 yang dimulai pada bulan Agustus. Semuanya masih on track, kata Setya melalui email kepada Katadata.co.id, pekan lalu (2/12).

JD.com dilaporkan sedang mempertimbangkan penutupan operasi di Indonesia dan Thailand. Hal ini bertujuan untuk mengurangi kerugian di kawasan Asia Tenggara dan memperkuat operasi di China.

Sumber South China Morning Post mengatakan pertumbuhan penjualan merupakan tantangan bagi JD.com di Asia Tenggara. Saat ini, perusahaan sedang mencari investor untuk memasukkan bisnis Indonesia mereka di Thailand.

Tiga orang yang akrab dengan bisnis e-commerce Indonesia mengatakan JD.com sedang mencari investor untuk mengambil alih saham di JD.ID. Langkah serupa akan diambil di JD Central di Thailand.

Rumor tersebut awalnya diberitakan oleh media China, Xiaguangshe. Sumber menyebutkan, ekspansi perseroan di Indonesia dan Thailand dalam delapan tahun terakhir menelan biaya US$ 1,39 miliar atau setara Rp 21,8 triliun.