Beberapa netizen di Twitter mengatakan Tokopedia akan menutup layanan tokonya, Mitra Tokopedia, pada akhir bulan ini. E-commerce hijau ini menegaskan bahwa lini bisnis ini akan terus melayani pemilik toko, warung, dan konsumen.
VP of New Retail Tokopedia John Hadiwidjaja belum memastikan benar atau tidaknya Mitra Tokopedia akan tutup pada akhir bulan ini. Ia hanya mengatakan akan terus memberikan fasilitas dan pelayanan kepada pemilik toko, lapak dan konsumen termasuk produk digital dan layanan grosir.
“Sebagai bagian dari strategi GoTo Group untuk mengakselerasi kebebasan finansial melalui pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan, Mitra Tokopedia akan melakukan penyesuaian bisnisnya,” kata John dalam siaran pers, Kamis (15/12).
“Fokusnya adalah menyediakan platform yang dapat memberikan kesempatan kepada pemilik toko, warung dan individu untuk meningkatkan pendapatan mereka dengan menjual produk digital, selain menyederhanakan proses belanja untuk kebutuhan toko dan toko,” tambahnya.
“Penyesuaian ini akan berdampak pada cakupan wilayah layanan grosir,” ujar John.
Namun, ada netizen yang menyebut Mitra Tokopedia kemungkinan tutup akhir bulan ini.
Saya merasa akan bangkrut, penjualan kemarin seperti perpisahan, saya pergi berbelanja untuk memeriksa apakah semuanya kosong.
— ruru mimi (@mamabelijajan) 7 Desember 2022
Salut lagi untuk spanduk mitra Tokopedia bulan ini, penutupan negara https://t.co/xo4UJIkdFc
— wen •ᴗ• (@daysof_wen) 5 Desember 2022
Tokopedia meluncurkan Mitra Tokopedia pada November 2018. Jumlah mitra atau pemilik warung yang berpartisipasi hampir dua kali lipat selama Agustus 2021 – Agustus 2022 (year-on-year/year). Peningkatan tertinggi terjadi di Indonesia Timur.
“Inisiatif kami seperti hyperlocal dengan teknologi geo-tag untuk mendekatkan penjual dan pembeli,” kata CTO Tokopedia Herman Widjaja dalam konferensi pers di Jakarta, pada Agustus (18/8). “Jadi tidak perlu pindah ke kota besar untuk sampai ke pasar.”
Namun, strategi hiperlokal Tokopedia tidak hanya melalui Mitra Tokopedia. Beberapa langkah yang dilakukan anak usaha GoTo ini antara lain:
Strategi hyperlocal Tokopedia (Tokopedia)
Strategi hyperlocal Tokopedia (Tokopedia)
Sedangkan efeknya adalah sebagai berikut:
Dampak strategi hyperlocal Tokopedia (Tokopedia).
Dampak strategi hyperlocal Tokopedia (Tokopedia).
Hal tersebut tertuang dalam penelitian Tokopedia bersama Institute of Economic and Financial Development (INDEF) berjudul ‘Analisis Dampak Program Hyperlocal Tokopedia Terhadap Kondisi Bisnis Penjualan Online, Ekonomi dan Sosial Program Hyperlocal di Bandar-Kabupaten’.